Rabu, Juni 23

Manaqib Arifin

Manaqib Arifin yang kadang disingkat “Manaqib Aflaki” adalah sebuah kitab biografi Rumi yang disusun oleh Shamsuddin Ahmad Aref Aflaki, salah seorang pengikut setia Rumi dan pengkaji syair-syairnya.

Ahmad Aflaki menjelaskan bagaimana kitab Manaqib Arifin ini ditulis. Suatu hari, ia sedang menghadap sang guru yang juga merupakan cucu Jalaluddin Rumi, Aref Chalabi. Dalam pertemuan itu, hadir juga para cendekia dan ulama. Mereka membincangkan kitab Tazkaritul Awliya yang ditulis oleh Atthar Nishaburi. Kemudian, munculah ide untuk menyusun kitab biografi tentang Jalaluddin Rumi dengan metode bercerita seperti kitab Tazkiratul Awliya. Aflaki diminta sang guru untuk menyusun kitab manaqib tersebut.

Naskah asli Manaqib sendiri dalam bahasa Persia klasik, kecuali kutipan ayat Quran, hadits, atau beberapa syair Arab. Pada masa dinasti Saljuk, bahasa Persia menjadi bahasa resmi.

Kitab Manaqib Arifin terdiri dari 10 Bab, setiap bab menjelaskan tentang biografi tokoh sufi: Bahauddin Valad (Ayah Rumi),  Burhanuddin Turmudzi (Guru Rumi), Maulana Jalaluddin Rumi, Shams Tibrizi (Sahabat dan guru Rumi), Salahuddin Zarkoub (murid dan sahabat Rumi), Hisamuddin (murid dan pengganti Rumi), Sultan Valad (Putra dan pengganti Rumi), Jalaluddin Chalabi (Cucu dan pengganti Rumi yang juga guru Aflaki), Shamsuddin Chalabi (murid dan pengganti Rumi), dan nama-anam dan penjelasan putra dan pengganti Bahauddin Valad, Jalaluddin Rumi, Sultan Valad dan sebagian murid-muridnya.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *