Senin, Januari 17

Tag: Jalaluddin Rumi

Review Ngaji Rumi: Perempuan dan Tuhan yang tak Lagi Berjarak
Buku Kontemporer, Info, Resensi Ngaji Rumi

Review Ngaji Rumi: Perempuan dan Tuhan yang tak Lagi Berjarak

Dokumentasi Pribadi Maria Fauzi Ramadhan ini saya sedang berniat mengkhatamkan beberapa buku. Sebagian sudah khatam, sebagian yang lain masih otewe. Eh tapi jangan terlalu berbaik sangka dulu,  saya juga sedang mengkhatamkan Vincenzo. Apalagi kalo nontonnya siang² gitu, adem rasanya hehehe... Syukurlah, di penghujung Ramadhan ini saya bisa mengkhatamkan tiga buku, salah satunya adalah catatan tentang sufi agung yang namanya melalang buana di seluruh penjuru dunia, Jalaluddin Rumi.  Rumi memanglah populer, namanya menjadi perbincangan masyarakat dunia tak lekang identitas, baik di masyarakat Barat (Amerika, Eropa dan sekitarnya) dan juga di Timur.  Membicarakan syair syair Rumi adalah membicarakan tentang konsep tunggalnya, tentang cinta. Bukan, bukan hanya c...
Resensi Buku Ngaji Rumi oleh Zuhairi Misrawi
Info, Resensi Ngaji Rumi

Resensi Buku Ngaji Rumi oleh Zuhairi Misrawi

Sejujurnya, saat membaca buku ini hingga khatam, energi positif menyeruak dalam relung jiwa yang terdalam. Hidup ini indah asalkan disertai dengan cinta. Itulah kira-kira pesan utama yang hendak disampaikan buku ini. Saya termasuk kolektor karya-karya Jalaluddin Rumi dalam berbagai bahasa, Arab dan Inggris. Namun, saya sangat sulit untuk memahami Rumi, karena pesan-pesannya yang membutuhkan kejernihan dan kebeningan jiwa untuk memahaminya. Afifah Ahmad dalam buku ini berhasil menjelaskan gagasan Rumi yang dikenal susah itu menjadi renyah, sehingga kita dapat memahami puisi-puisi Rumi secara utuh. Inilah kelebihan utama dari buku yang ditulis oleh aktivis Gus Durian yang sekarang tinggal di Teheran ini. Di tengah hiruk-pikuk nalar fikih yang cenderung hitam-putih, saatnya kita "h...
Ghazal Kedua: Pengaruh Cinta pada Semesta
Ghazaliyat, Ngaji

Ghazal Kedua: Pengaruh Cinta pada Semesta

Lukisan Farshician tentang Keindahan Semesta ای طایران قدس را عشقت فزوده بال‌ها**  در حلقه سودای تو روحانیان را حال‌ها Duhai Engkau yang dengan segenap cinta memberi sayap pada pejalan Dalam eleksir cintaMu, mereka mereguk cawan spiritual در لا احب الآفلین پاکی ز صورت‌ها یقین**  در دیده‌های غیب بین هر دم ز تو تمثال‌ها Sungguh aku tak ingin menyekutukan-Mu, karena kuyakin Engkau terlalu agung  dari segala bentuk  Namun, dengan mata hatiku kusaksikan manifestasimu mewujud di setiap waktu افلاک از تو سرنگون خاک از تو چون دریای خون**  ماهت نخوانم ای فزون از ماه‌ها و سال‌ها Semesta akan sirna dan tanah menjadi darah karena keagunganMu Engkau yang tak dapat ditamsilkan dengan rembulan dan tak berdimensi ...
Ghazal Pertama: Hakikat Cinta
Ghazaliyat, Ngaji

Ghazal Pertama: Hakikat Cinta

Lukisan Farshician yang Berjudul Taali, maksudnya manusia dapat menggapai hakikat cinta Ilahi ای رستخیز ناگهان وی رحمت بی‌منتها   **   ای آتشی افروخته در بیشه اندیشه‌ها Duhai kekasih yang muncul tiba-tiba, yang rahmatnya tiada tara Wahai yang menyalakan pijar api cinta dalam belantara pemikiran امروز خندان آمدی مفتاح زندان آمدی  **   بر مستمندان آمدی چون بخشش و فضل خدا Hari ini, dengan kelembutanmu kau datang dan bawakan kunci pembuka belenggu diri Dengan karunia dan kasih sayang Tuhan, kau tuntun para pencari jalan kesempurnaan خورشید را حاجب تویی اومید را واجب تویی**  مطلب تویی طالب تویی هم منتها هم مبتدا Engkaulah pantulan matahari dan manifestasi segala asa Kaulah awal dan akhir seg...