Kamis, Juni 30

Galeri

Acara Di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung
Galeri, Info

Acara Di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung

Sumber Berita: https://fah.uinsgd.ac.id/syair-sufi-menyejukkan-hati/ Afifah Ahmad memandang bahwa sastra itu menjadi filar peradaban. Sastra sufistik saat ibi sangat dibutuhkan oleh masyarakat modern, termasuk masyarakat barat,  untuk menyeimbangkan kehidupan dari arus materialistik. “Kalau kita kaji secara mendalam, baik secara historis maupun filosofis terhadap naskah sastra klasik, ternyata sastra dan tasawuf bertemu pada ranah intuisi,” ujarnya. Menurut pemahaman tasawuf, apa yang ada di alam ini adalah manifestasi keidahan dan kasih sayang Tuhan. Afifah, yang  “mengaji” karya sastra Jalaluddin al-Rumi, menemukan banyak inspirasi .  Syair Rumi banyak mengambil inspirasi dari kitab klasik keagamaan, terutama Quran dan Hadits, syair Rumi lahir dari pengalaman batin terdalam, d...
Review Ngaji Rumi di Koran Tehran Times
Galeri, Info, Resensi Ngaji Rumi

Review Ngaji Rumi di Koran Tehran Times

TEHRAN – A book on Persian mystic and poet Molana Jalal ad-Din Rumi’s thoughts on women and gender equality has been published in Indonesian. “Rumi’s Book of Love and Sufistic Verses” written by Afifah Ahmad was released by Afkaruna, an Indonesian interdisciplinary journal of Islamic studies, the Iranian Cultural office in Jakarta announced on Saturday. “This book is full of spiritual and intellectual knowledge from a great world legend, Molana Jalal ad-Din Rumi,” the publisher has said. Afifah Ahmad is one of the few Indonesian women who is able to write about Rumi in Indonesian well and captivatingly. The book focuses on the beauty of love and humanity and its dimensions, also mining Rumi’s thoughts on women and gender equality. The publisher has also called on reader...