Minggu, November 30

Tag: Resesnsi Buku Ngaji Rumi

Kelas Nuralwala: Hidup Bersama Rumi
Buku, Buku Kontemporer, Galeri, Info, Sastrawan Sufistik

Kelas Nuralwala: Hidup Bersama Rumi

KELAS HIDUP BERSAMA RUMI* Dalam empat pertemuan penuh makna, mari kita menyelami cinta, tauhid, melejitkan empati, dan kebijaksanaan hidup bersama para pembicara yang telah lama menekuni warisan intelektual dan spiritual sang penyair sufi besar. Setiap Kamis 19.30 – 21.00 WIB Zoom Meeting Infak: Rp.250.000 (untuk 4 sesi + rekaman) Link Pendaftaran: https://s.id/KelasHidupBersamaRumi HP: 081284623778 Rangkaian Sesi: Sesi 1 | 27 November 2025 Afifah Ahmad Tema: *Rumi dan Ekoteologi* Sesi 2 | 04 Desember 2025 Muhammad Nur Jabir, MA  Tema: *Menyelami Makna Tauhid Bersama Rumi* Sesi 3 | 11 Desember 2025 Ammar Fauzi, Ph.D  Tema: *Rumi dan Jiwa Merdeka: Suara Cinta untuk Palestina* Sesi 4 | 18 Desember 2025 Dr. Haidar Bagir  ...
Apresiasi “Ngaji Rumi” oleh Penulis Malaysia
Buku, Buku Kontemporer, Resensi Ngaji Rumi, Telaah

Apresiasi “Ngaji Rumi” oleh Penulis Malaysia

Pesan Rumi tentang kedamaian DALAM literatur tradisi klasik Islam kaya subur dengan pesan-pesan kemanusiaan dan kedamaian. Sayangnya umat hari ini terus leka untuk menyerap kefahaman tersebut. Kita boleh temukan banyak pesan-pesan kedamaian dalam karya-karya para ulama, filsuf dan sufi sejati. Salah satunya dari ulama sufi, Jalaluddin Rumi. Banyak yang boleh kita pelajari dari tokoh sufistik ini. Lebih-lebih lagi mengenai konflik peperangan dan kemanusiaan yang berlaku dunia pada hari ini. Seorang penekun karya Rumi, Afifah Ahmad yang berada di Iran tekun menulis mengenai puisi Rumi dengan penuh dimensi yang luas. Bukunya ngaji Rumi ini adalah percikan puisi-puisi asal Rumi sekali gus mengetuk kita untuk kembali mengingati dan menyebarluaskan kekayaan literatur klasik Islam. Khusu...
Resensi Buku “Ngaji Rumi: Kitab Cinta dan Ayat-Ayat Sufistik”
Buku, Buku Kontemporer, Matsnawi, Ngaji, Resensi Ngaji Rumi

Resensi Buku “Ngaji Rumi: Kitab Cinta dan Ayat-Ayat Sufistik”

Penulis Resensi: Isti Toq’ah (Fouder Pandaiindonesia dan Penggerak Gusdurian Jakarta) Pembukaan: Relasi Kesalingan, Bukan Relasi Kuasa Buku ini terdiri dari enam bagian di mana bagian pembuka yang merupakan prolog dari K.H. Husein Muhammad sangat menarik ternyata Rumi mengamini kesetaraan gender yang sering kali dengan gopoh atau terburu-buru oleh mereka yang tidak paham kerap dihakimi hanya merupakan kiriman asing dari Barat. Konsep mubadalah atau relasi kesalingan menjadi jawaban bagi kekerasan yang sering terjadi akibat relasi kuasa. Kesalingan atau relasi yang resiprokal dengan timbal balik dua arah merupakan hubungan yang sehat dan tidak merasa lebih superior di salah satu pihaknya. Rumi menguatkan bahwa laki-laki bukanlah polisi moral bagi perempuan, malahan meminta u...
Munuju Pendidikan Berbasis Cinta: Tafsir Ghazal 132
Buku Kontemporer, Ghazaliyat, Ngaji, Telaah

Munuju Pendidikan Berbasis Cinta: Tafsir Ghazal 132

Beberapa hari lalu, tepatnya pada 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional. Di hari yang sama, secara kebetulan, masyarakat Iran juga sedang merayakan Hari Guru. Toko-toko bunga di sepanjang Valiashr, jalan menuju kampus saya, dikerumini para pembeli. Di tengah wajah-wajah ceria mahasiswa yang membawa setangkai bunga untuk dosen mereka, saya teringat sebuah obrolan dengan seorang dosen tentang betapa hari ini makna pendidikan telah mengalami pendangkalan. Agaknya, ini memang sudah menjadi tantangan pendidikan di tingkat global. Alasan keinginan untuk segera lulus dan mendapatkan pekerjaan mapan, melahirkan cara-cara instan dan menghindari proses panjang yang dianggap melelahkan. Lembaga pendidikan seringkali hanya dipandang sebagai tempat untuk menghasilkan lulusan ...
Haul Rumi, 17 Desember 2022
Buku, Galeri, Info

Haul Rumi, 17 Desember 2022

Hari ini, 17 Desember diperingati sebagai Haul maulana Jalaluddin Rumi. Bagi saya, Rumi adalah sumber inspirasi yang tak pernah kering. Syair-syairnya melintasi ruang dan waktu. Tanpa menggurui, melalui syair-syairnya Rumi telah membimbing kita melihat dunia dengan sudut pandang yang lebih luas, sudut pandang penyatuan manusia dan alam semesta. Konsep inilah yang memungkinkan setiap orang dengan beragam latar belakang berada di “Ruang Perjumpaan”. Ruang yang membawa manusia pada kesadaran bahwa setiap wujud di dunia ini mulia karena mendapat pantulan kebaikan Tuhan. Silahkan baca lengkapnya tulisan saya di Opini Media Indonesia hari ini. Sekali lagi, selamat merenungi kembali puisi-puisi Rumi di hari wafatnya penyair sufistik legendaris ini. Link tulisan ada di sini: https://m.med...
Menyoal Pola Pikir Kan’an
Buku, Buku Kontemporer, Matsnawi, Telaah

Menyoal Pola Pikir Kan’an

‏Alhamdulillah, Jumat ini saya masih diberikan kesempatan untuk bisa menerjemahkan salah satu penggalan puisi Rumi dalam buku Matsnawi jilid keempat. Puisi yang cukup panjang dan saya coba memilih diksi yang mudah sehingga teman-teman bisa langsung memahami. Saya hanya memberikan sedikit catatan saja dengan merujuk pada kitab Tafsir Matsnawi Karim Zamani yang saya baca. Tapi, teman-teman juga boleh mengabaikan catatan tersebut dan silahkan memahami dengan cara yang  berbeda. ———— Begini junjungan kita Nabi Muhammad pernah bersabda Aku ibarat bahtera penyelamat dalam samudra kehidupan  Begitu juga orang-orang yang memperoleh makrifatku Mereka dapat menjadi penyelamat sebagai wakilku Dalam lautan bergelombang, kami seperti perahu Nuh Wahai pemuda, jangan ber...
Resensi Buku Ngaji Rumi
Buku, Matsnawi, Resensi Ngaji Rumi

Resensi Buku Ngaji Rumi

Sumber gambar: Iqra.id Pertama sejak baca-baca status Mba Afifah Ahmad yang seminggu sekali muncul status ngaji Rumi. Jujur saya jadi tertarik untuk mempelajari pemikiran Jaladuddin Rumi.  Hal ini bersamaan juga dengan adanya bacaan saya soal subjek menurut AlGhazali. Entah kenapa Rumi rasanya cukup banyak memberikan pengaruh dalam pencarian dan penelusuran saya soal subject menurut AlGhazali.  Ketika aku beli dua buku Rumi yang berjudul Mastnawi dan Fii hii ma Fiihi, aku merasa berat sekali untuk mencerna dua buku babon Jalaluddin Rumi, sampai akhirnya aku menemukan buku Ngaji Rumi yang ditulis Mba Afifah ini. Saya sangat berterimakasih yang sebeasar-besarnya pada mba Afifah yang sudah menuliskan buku ini kayak catatan-catatan, namun penuh dengan pengetahuan spiritual d...
Review Buku Ngaji Rumi oleh Novelis
Buku, Buku Kontemporer, Info, Ngaji, Resensi Ngaji Rumi

Review Buku Ngaji Rumi oleh Novelis

Siapa yang tidak kenal tokoh melegenda bernama Jalaluddin Rumi. Adalah penyair sufi dari Balkh yang karya-karyanya begitu membumi. Selalu dijadikan rujukan dan dikaji tidak hanya oleh para ulama, tapi juga seluruh manusia di dunia.  Berbincang tentang Rumi, sama saja berbincang tentang cinta. Sebab karya-karya Rumi memang identik membahas tentang cinta. Cinta yang sebenarnya. Cinta pada kekasih sejati yakni Sang Maha Pemberi.  Contoh kecil syair Rumi tentang konsep cinta: "Dengarkan bagaimana kisah seruling ini, yang mengaduh rindu karena keterpisahannya." Menurut Jalaluddin Rumi, suara syahdu yang mengalun dari seruling, adalah nyanyian kerinduan sepotong bambu yang terpisah dari rumpunnya. Rumi memaknai filosofi bambu ini sebagai perjalanan hidup manusia. ...