Selasa, Mei 24

Penulis: Ngaji Rumi

Ngaji Rumi: Luka adalah Pintu Masuk Cahaya
Matsnawi, Ngaji, Telaah

Ngaji Rumi: Luka adalah Pintu Masuk Cahaya

Sekitar tahun 1998 saya kehilangan passport setelah tidak jadi berangkat ke Syria. Di tahun 2002 saat akan berangkat ke Iran, saya mengajukan permohonan passport baru, tapi berhubung data saya masih ada jadi tidak dikabulkan. Saya harus mengurus surat kehilangan dan berbagai prosedur yang berbelit-belit (pada masa itu ya), padahal saya sudah harus segera berangkat. Saya juga menghubungi lembaga yang dulu akan mengirim saya ke Syria, tapi mereka mengatakan passport itu tidak ada pada mereka. Setelah seharian dengan hati ‘hancur’ gagal menguasahakan pembuatan passport, malamnya saya I’tikaf mengikuti acara doa Nisfu Say’ban di sebuah masjid di Bandung. Di situ lah, saya benar-benar merasa terdesak dan tak mampu melakukan apapun selain mengharap pertolongan Tuhan. Ajaibnya, ...
Resensi Ngaji Rumi Oleh Redaktur Mubadalah.id
Buku, Buku Kontemporer, Resensi Ngaji Rumi

Resensi Ngaji Rumi Oleh Redaktur Mubadalah.id

Cinta Sufistik Rumi sebagai Jalan Pembebasan bagi Perempuan Dalam sejarahnya perempuan mengalami proses penindasan dan peniadaan secara struktur serta massif. Sebagaimana yang dituturkan Dr. Nur Rofiah dalam beberapa kali kesempatan Ngaji KGI secara online maupun offline, yang pernah saya ikuti. Bahwa sejarah peradaban manusia diwarnai dengan cara pandang yang mendudukkan perempuan sebagai objek dalam sistem kehidupan. Selama berabad-abad perempuan dipandang milik mutlak laki-laki, yakni ayah/suami/anak/kerabat laki-lakinnya, yang bisa dijual, dihadiahkan, diwariskan, dan dieksploitasi secara seksual ataupun lainnya. Namun hal berbeda saya rasakan ketika membaca bait-bait syair cinta sufistik Rumi, yang saya temui dalam beberapa tulisan Afifah Ahmad di media, dan buku ...
Acara Di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung
Galeri, Info

Acara Di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung

Sumber Berita: https://fah.uinsgd.ac.id/syair-sufi-menyejukkan-hati/ Afifah Ahmad memandang bahwa sastra itu menjadi filar peradaban. Sastra sufistik saat ibi sangat dibutuhkan oleh masyarakat modern, termasuk masyarakat barat,  untuk menyeimbangkan kehidupan dari arus materialistik. “Kalau kita kaji secara mendalam, baik secara historis maupun filosofis terhadap naskah sastra klasik, ternyata sastra dan tasawuf bertemu pada ranah intuisi,” ujarnya. Menurut pemahaman tasawuf, apa yang ada di alam ini adalah manifestasi keidahan dan kasih sayang Tuhan. Afifah, yang  “mengaji” karya sastra Jalaluddin al-Rumi, menemukan banyak inspirasi .  Syair Rumi banyak mengambil inspirasi dari kitab klasik keagamaan, terutama Quran dan Hadits, syair Rumi lahir dari pengalaman batin terdalam, d...
Review Ngaji Rumi: Perempuan dan Tuhan yang tak Lagi Berjarak
Buku Kontemporer, Info, Resensi Ngaji Rumi

Review Ngaji Rumi: Perempuan dan Tuhan yang tak Lagi Berjarak

Dokumentasi Pribadi Maria Fauzi Ramadhan ini saya sedang berniat mengkhatamkan beberapa buku. Sebagian sudah khatam, sebagian yang lain masih otewe. Eh tapi jangan terlalu berbaik sangka dulu,  saya juga sedang mengkhatamkan Vincenzo. Apalagi kalo nontonnya siang² gitu, adem rasanya hehehe... Syukurlah, di penghujung Ramadhan ini saya bisa mengkhatamkan tiga buku, salah satunya adalah catatan tentang sufi agung yang namanya melalang buana di seluruh penjuru dunia, Jalaluddin Rumi.  Rumi memanglah populer, namanya menjadi perbincangan masyarakat dunia tak lekang identitas, baik di masyarakat Barat (Amerika, Eropa dan sekitarnya) dan juga di Timur.  Membicarakan syair syair Rumi adalah membicarakan tentang konsep tunggalnya, tentang cinta. Bukan, bukan hanya c...
Tasawuf, Beragama dengan Jendela Estetika
Telaah

Tasawuf, Beragama dengan Jendela Estetika

Akhir tahun 2021 saya diminta untuk mengisi seminar di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung tentang Sastra Sufistik. Waktu itu, saya hanya berfokus pada satu model, yaitu karya sastra sufistik Jalaluddin Rumi. Setelah selesai acara itu, saya mulai mengembangkan dan menyusuri lebih jauh literatur yang mengarah pada sastra sufistik. Saya kembali terpikat pada nama Mohammad-Reza Shafiei Kadkani, walaupun sebelumnya sedikit banyak sudah berkenalan dengan beberapa karyanya.  Bagi saya, Shafiei Kadkani mewakili sosok yang selama ini saya cari sebagai referensi di ranah Sastra Sufistik. Ia sendiri dikenal sebagai sastrawan dan sampai sekarang masih mengajar di Univ Teheran. Namun masa remajanya ia habiskan untuk mempelajari kitab-kitab klasik keagamaan, dari ilmu-ilmu alat sampai ...
Musik dan Batin Semesta
Matsnawi, Ngaji, Telaah

Musik dan Batin Semesta

Membaca kitab Matsnawi Rumi selalu saja menemukan pesan yang segar. Seperti hari-hari ini, saat saya membaca bait ke 733 dan 734 Matsnawi Rumi. Di dalam puisi itu dijelaskan bagaimana keterhubungan antara kita dengan batin semesta. Sebagaimana pendapat para filsuf klasik Yunani (seperti penemuan Pythagoras), Rumi memercayai lahirnya nada-nada musik awal terinspirasi dari pergerakan bintang. Bahkan, lebih jauh Rumi meyakini bahwa suara yang keluar dari berbagai alat musik pada hakikatnya merupakan cerminan atau pantulan dari simfoni batin semesta.  Barangkali, filosofi inilah yang mendorong Rumi melahirkan metode “Sama” atau Whirling. Rumi sebenarnya ingin menyamakan frekuensi antara gerak dan bunyi yang ada dalam diri kita dengan batin semesta. Karena sebagaimana disebu...
Review Buku: Rumi, Syair Cinta untuk Semesta
Buku, Buku Kontemporer, Info, Resensi Ngaji Rumi

Review Buku: Rumi, Syair Cinta untuk Semesta

Saat menerima kiriman buku ini, tak perlu menunggu lama untuk menyantap isi bukunya. Mulai dari covernya hingga halaman pertama terus menyeret saya untuk menelusuri isinya, dan mencari ulasan (pengantar) penulisnya tentang buku ini. Tulisan Afifah Ahmad dalam beberapa waktu ini telah mempengaruhi pikiran saya, bagaimana ia membawa pembacanya untuk menikmati makna dari setiap kalimat yang diungkapkannya. Dan buku ini salah satunya yang menjadi target saya untuk bisa membaca secepatnya. Afifah Ahmad yang saat ini bermukim di negeri para Mullah, telah mengantarnya bersinggungan langsung dengan teks-teks asli syair-syair Rumi dalam Bahasa Persia. Sehingga, semakin membuat buku ini demikian menarik, kajian yang bersumber dari mata air langsung kemudian diulas dengan bahasa yang lebih...
Pengaruh Quran dalam Syair Hafez
Hafez, Sastrawan Sufistik

Pengaruh Quran dalam Syair Hafez

صبح خیزی و سلامت طلبی چون حافظ هر چه کردم همه از دولت قرآن هستم Hafez selalu mendamba fajar dan keselamatan Apa yang kulakukan, seluruhnya terinspirasi dari Quran (Divan-e Hafez, Ghazal 319) Akhir Februari 2011, hujan baru saja reda setelah mengguyur pelataran kompleks penyair Hafez. Terlihat sebuah keluarga berdiri di samping pusara Hafez sambil merapal doa-doa dengan khidmat. Bagi masyarakat Iran, Hafez tak hanya seorang penyair biasa, ia adalah ruh kebudayaan yang selalu membersamai dalam perayaan-perayaan penting, seperti malam Yalda dan Nowrooz atau tahun baru. Divan-e Hafez, buku kumpulan syair-syair Hafez bisa ditemui hampir di setiap rumah. Bahkan, mereka juga menggunakan Divan-e Hafez untuk istikharah. Siapakah sebenarnya Hafez yang namanya begitu...