Senin, Oktober 18

Tag: afifah ahmad

Mari Jangan Mudah Menghakimi
Telaah

Mari Jangan Mudah Menghakimi

Lukisan Farshician tentang Adalat atau Keadilan Apa yang membuat Bilal bin Rabah terpilih menjadi muadzin Nabi? Suaranya yang indah kah? Atau bacaannya yang fasih? Bagaimana kalau bukan keduanya? Rumi dalam Kitab Matsnawi Maknawi Jilid 3, mengisahkannya untuk kita. Bilal bin Rabah, seorang sahabat kesayangan Nabi yang bukan berasal dari keturunan Arab, sehingga memiliki kendala melafalkan beberapa huruf hijaiyah. Rumi mencontohkan, Bilal mengucapkan huruf “ح” dalam حیّ علی الصلاة  dengan “ه” menjadi هیّ علی الصلاة. Ketika Nabi Muhammad SAW menunjuk Bilal sebagai muadzin, ada sekelompok orang ‘sok tahu’ yang protes kepada Rasul. “Wahai Nabi, kenapa Anda tidak memilih seorang muadzin yang lebih fasih dari Bilal? Ini kan kita sed...
Matahari dalam Cerminan Bulan
Buku, Buku Kontemporer

Matahari dalam Cerminan Bulan

Judul: Khorshid dar Ayen-e Mah Penulis:  Mahmoodreza Esfandiar Penerbit: Nashr Elm (www.elmpub.com) Tehran Cetakan pertama: 1996 Jumlah halaman buku: 386 Buku karya prof Muhammad Esfandiar ini terbagi menjadi tiga Bab. Bagian pertama, mengupas kehidupan Maulana Jalaluddin Rumi dan tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam perkembangan spiritualitas Rumi. Dua tokoh utama, Bahaoddin Walad (ayah Rumi) dan Shams Tabrizi (guru Rumi) dikupas secara mendalam. Penulis tidak hanya menjelaskan kehidupan mereka, tetapi juga bagaimana pengaruh pemikiran kedua tokoh ini dalam karya-karya Rumi. Prof Esfandiar yang juga mengajar secara sorogan dua kitab “Maarif” karya Bahauddin dan “Maghalat-e Shams” karya Shams Tabrizi, memang cukup otoritatif dalam menjelaskan pengaruh ked...
Akibat Mengabaikan Hak Sesama
Telaah

Akibat Mengabaikan Hak Sesama

Lukisan Farshician tentang Penyesalan Jika ada yang menyebutkan ajaran Rumi maupun para guru sufi sangat personal dan tidak menyentuh persoalan sosial, tentu tidak tepat. Meskipun secara fisik mungkin mereka tidak terlibat langsung dalam memimpin sebuah gerakan sosial, tetapi sesungguhnya mereka sedang bergerilya membenahi moral dan karakter masyarakat. Salah satu pesan penting yang selalu diperjuangkan para guru sufi adalah menunaikan hak sesama. Rumi secara tegas, dalam Matsnawi menyebutkan, tidak hanya jiwa seseorang yang berharga, bahkan kita juga diminta berhati-hati untuk tidak menyalahgunakan harta orang lain, karena ia sama berharganya seperti nyawa. Karena kita tidak pernah tahu bagaimana perjuangan dan kerja keras seseorang untuk meraih rezekinya. ...
Ruh Pecinta Selalu Bahagia
Ngaji

Ruh Pecinta Selalu Bahagia

Lukisan Farshician tentang Aroma Cinta اگر عالم همه پرخار باشد  **  دل عاشق همه گلزار باشد Andai dunia ini penuh duri Hati pecinta bagai taman kesturi وگر بی‌کار گردد چرخ گردون **  جهان عاشقان بر کار باشد Andai bumi ini tak berputar Semangat para pecinta tak kan pudar همه غمگین شوند و جان عاشق ** لطیف و خرم و عیار باشد Bahkan andai semua orang berduka Ruh pecinta tetap bening dan bahagia به عاشق ده تو هر جا شمع مرده‌ست  **  که او را صد هزار انوار باشد Berikan sepuluh lilin padam pada pecinta Ia akan menjelma seratus ribu cahaya وگر تنهاست عاشق نیست تنها **  که با معشوق پنهان یار باشد Seorang pecinta tak kan merasa sunyi sendiri Karena bersamanya kekasih yang tersembunyi سوار عشق...
Perempuan dalam Lingkaran Rumi
Buku, Buku Kontemporer

Perempuan dalam Lingkaran Rumi

Awal Oktober 2018, saya mengikuti acara diskusi buku yang mengupas karya-karya terbaru tentang Rumi di sentra book city, Tehran. Tampil menjadi salah seorang narasumber, Azam Naderi, penulis perempuan yang juga pemerhati karya Rumi. Ia menanggapi secara kritis buku-buku mengenai Rumi yang lebih banyak menggunakan perspektif maskulin. Kehadiran para perempuan dalam lingkaran Rumi nyaris tak terdengar. Kalaupun ada, hanya sebatas pelengkap cerita, kiprahnya tak dihadirkan secara utuh. Setahun kemudian, saya menemukan buku berjudul “Kehadiran Perempuan dalam Literatur Tasawuf” yang sedikit banyak menjawab kegelisahan di atas. Buku yang ditulis oleh Zahra Thahiri dari hasil disertasinya ini menjadi salah satu karya yang menghembuskan angin segar bagi para pengkaji masalah perempua...
Tuhan, Engkaulah Musim Semi
Ngaji

Tuhan, Engkaulah Musim Semi

Lukisan Farshician tentang Keindahan Alam تو بهاری ما چو باغ سبز خوش او نهان و آشکارا بخششش Tuhan, Engkaulah musim semi dan kami bak taman-taman yang indahMusim semi tak dapat diraba, namun kehadirannya begitu terasa تو چو جانی ما مثال دست و پا قبض و بسط دست از جان شد روا Engkau seumpama ruh dan kami ibarat kaki tanganRuhlah yang menggerakkan kaki dan tangan تو چو عقلی ما مثال این زبان این زبان از عقل دارد این بیان Engkaulah kecerdasan dan kami serupa lidahLidah bicara lantaran perintah akal تو مثال شادی و ما خنده‌ایم که نتیجهٔ شادی فرخنده‌ایم Engkau laksana kebahagiaan dan kami senyumanSenyum adalah buah kebahagiaan جنبش ما هر دمی خود اشهدست که گواه ذوالجلال سرمدست Setiap gerak kami adalah bukti kehadiranMu, Duhai Tuhan yang M...
Hanya Lelaki Cerdas yang Memuliakan Perempuan
Telaah

Hanya Lelaki Cerdas yang Memuliakan Perempuan

Lukisan Farshician tentang Perempuan sebagai Awal Kehidupan Nabi pernah berpesan: Perempuan akan berjaya (mulia) di hadapan lelaki cerdas Sebaliknya, lelaki pandir akan mendominasi perempuan dengan watak dogma (Matsnawi Rumi Jilid 1, bait 2433 dan 2434) Dalam bait di atas, Rumi menjelaskan sebuah potongan riwayat tentang perbedaan lelaki cerdas dan pandir dari bagaimana mereka memposisikan perempuan. Para lelaki keren akan memberikan kesempatan dan ruang kepada para perempuan di sekitarnya, terutama pasangan untuk terus bertumbuh, melakukan me time, dan mencerdaskan diri. Sebaliknya, lelaki terbelakang hanya melihat pasangannya sebagai barang kepemilikian, ia merasa berhak mengatur dan medominasinya. Hanya menyuguhkan riwayat tentang kewajiban dan larangan, semen...
Nabi sebagai Insan Kamil
Ngaji

Nabi sebagai Insan Kamil

Lukisan Farshician tentang Peristiwa Mikraj Nabi Muhammad نوریست میان شعر احمر Seberkas cahaya menyeruak di antara puisi yang bergelora  از دیده و وهم و روح برتر lebih indah dari bayangan, imajinasi, dan vista خواهی خود را بدو بدوزی Bangkit dan berlarilah mengejar semburat cahaya برخیز و حجاب نفس بردر hempaskan tirai nafsu angkara آن روح لطیف صورتی شد Ruh yang lembut itu telah menampakkan با ابرو و چشم و رنگ اسمر dengan wajah yang memesona بنمود خدای بی چگونه Manisfestasi Tuhan yang maha segala بر صورت مصطفی پیمبر bersemayam dalam jiwa Mustafa آن صورت او فنای صورت Keindahan wajah Tuhan telah menjelma وان نرگس او چو روز محشر hingga mata sang Nabi berkilau bagai mahsyar هر گه که به خلق بنگریدی Setiap kali merenungi cipt...
Manusia adalah Alam Kabir
Telaah

Manusia adalah Alam Kabir

Lukisan Farshician tentang Nabi Ibrahim Berbeda dengan fisikawan dan sebagian besar filsuf yang memandang bahwa manusia adalah bagian dari alam, sebaliknya Rumi menyebutkan, manusia merupakan alam kabir. Perjalanan manusia untuk mencapai puncak spiritual memerlukan amunisi yang sangat besar. Karena itulah, Rumi meyakini bahwa manusia diberikan potensi luar biasa. Secara zahir, engkau bagian alam yang kecil Namun secara batin, engkau alam yang kabir (Matsnawi, jilid 4, bait 521) Karim Zamani, dalam tafsir kitab Matsnawi menjelaskan, syair Rumi ini terinspirasi dari ungkapan Sayyidina Ali bin Abi Thalib, “Apakah engkau mengira dirimu adalah jasad yang kecil, padahal dalam dirimu terdapat dunia yang luas?” Syair-syair yang syarat motivasi seperti ini, banyak terdapa...