Surat Rumi untuk Menantunya, Fathimah Khotun
Lukisan Farshician
Pagi ini saya teringat lagi potongan surat Rumi kepada menantunya, Fathimah Khotun. Surat yang dimuat dalam buku Manaqib Aflaki dan disinggung Zahra Thaheri dalam buku “Kehadiran Perempuan dalam Literatur Tasawuf” juga dimuat ulang dalam buku biografi Rumi karya Badiozzaman Foruzanfar.
****
Aku bersumpah dengan menyebut nama Tuhan, Jika kamu kecewa atas perilaku putraku, ketahuilah Aku jauh lebih bersedih. Dan Aku turut merasakan apa yang ada dalam pikiranmu…
Jika anak-ku menyakitimu, yakinlah aku akan menghapus namanya dalam hatiku, aku tidak akan menjawab salamnya, dan aku tidak akan melayat jenazahnya ketika meninggal.
Jangan bersedih, semoga Tuhan selalu bersama-mu.
***
Surat yang indah, sebuah upaya perlindungan untuk para perem...









